10 October, 2014

Kekudusan Sejati Melalui Kasih Karunia Allah

Orang percaya menginginkan hidup yang berbuah dan saleh, lalu mengapa kita gagal? Apa solusinya?

 

Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita. Karena itu seperti ada tertulis: "Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan" (1 Kor 1:30-31)

 

Pengajaran bahwa kita adalah orang benar melalui Yesus Kristus tanpa usaha kita sendiri sering kali menimbulkan pertanyaan, "Bagaimana mungkin kita menjadi orang benar tanpa lebih dulu melakukan perbuatan yang benar?" Mari kita balik pertanyaannya, "Bagaimana bisa Yesus telah dijadikan dosa tanpa pernah melakukan perbuatan dosa?" Bukankah Alkitab mengatakan pada kita saat Yesus disalib, Dia dijadikan dosa. Bagaimana hal ini mungkin? Jawabannya adalah: itu merupakan karya Allah. allah mengambil semua dosa dunia dan meletakkannya pada Yesus. Kita dijadikan orang benar dengan cara yang sama – itu merupakan karya Allah. kita menjadi ciptaan baru di dalam Kristus tanpa melalui perbuatan kita sendiri.

 

Beberapa orang mungkin berpikir bahwa kami menghindari pertanyaan tentang dosa, tetapi itu bukan kasusnya. Sebaliknya, kami mengajarkan bagaimana datangnya kekudusan yang sejati itu.

 

Benar-benar Dikuduskan

 Bagaimana kita mendapatkan kemenangan atas dosa? Bagaimana kita dikuduskan? Mari saya tunjukkan dari Firman Allah satu-satunya kuasa yang membebaskan kita dari dosa dan menguduskan kita – kasih karunia Allah. Beberapa pengkhotbah suka menggunakan dua ungkapan yang tidak disebutkan oleh Paulus:secara posisi dansecara pengalaman pengajar itu mengatakan bahwa secara posisi kita dikuduskan di dalam Yesus; Dia telah menjadi hikmat, kebenaran, kekudusan dan penebusan kita. Tetapi pada saat yang sama mereka katakan bahwa secara pengalaman kita tidak dikuduskan.

 

Ingat, Paulus menuliskan hal ini kepada jemaat di Korintus dan kita tahu bahwa ada banyak dosa dan permasalahan di Korintus. Meskipun demikian, jemaat Korintus diberi tahu, sebagai fakta yang lengkap, bahwa Yesus Kristus telah menjadi hikmat, kebenaran, kekudusan dan penebusan mereka. Dia tidak menggunakan kata-kata secara posisi dan secara pengalaman. Dia berbicara tentang Yesus, kekudusan kita, sebagai sebuah realita. Yesus telah benar-benar dan sungguh-sungguh menjadi kekudusan kita. Jika kekudusan datang melalui kasih karunia, tidak ada seorang pun yang bisa bermegah atas dirinya sendiri, tetapi barangsiapa yang bermegah, "hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan." Jika kita kita mengatakan bahwa kita dikuduskan hanya secara posisi saja, hal itu menjadi tidak berarti – karena kita hidup dalam dunia pengalaman. Saya tidak tertarik pada Yesus yang hanya sekedar dalam posisi teologia tetapi pada Yesus Kristus yang sekarang ada di dalam saya, dalam realita, itulah yang berarti.

  

Mati Terhadap Dosa

 Kita membaca, "Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus" (Rom 6:11). Perhatikan Paulus berkata "hendaknya kamu memandangnya (memperhitungkannya)." Ini bukanlah sekedar sudut pandang teologia, tetapi sesuatu yang lebih nyata. Memperhitungkan sesuatu berati benar-benar berpegang padanya. Dengan kata lain, benar-benar berpegang pada fakta bahwa Anda telah mati bagi dosa. Paulus melanjutkan, Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup" (Rom 8:13). Jika kita mencoba untuk menjadi kudus melalui tenaga dan kekuatan kita, hal itu hanya akan membawa kita ke dalam maut. Tetapi jika kita mempraktekkan Perjanjian Baru, perjanjian oleh Roh, hal itu akan menghasilkan kehidupan. Huruf membunuh tetapi Roh memberi hidup. Kita hanya dapat menghidupi hidup yang baru di dalam Kristus jika kita mempersilahkan Roh Kudus untuk menjadi Penolong kita.

 

Saat Anda menghadapi situasi yang membingungkan, jadilah tenang dan akuilah bahwa Yesus Kristus adalah hikmat Anda. Hal itu tidak membutuhkan waktu yang lama. Anda tidak perlu berdoa selama satu jam untuk "mendapatkan terobosan" atau untuk mendapatkan "pengurapan hikmat."

 

Yesus Kristus adalah hikmat Anda pada saat itu juga. Anda akan kagum akan bagaimana hikmat-Nya menjadi nyata di dalam Anda. Anda kan menemukan bahwa dengan merujuk kepada-Nya, jawaban akan datang dengan sangat cepat, bahkan di dalam situasi yang sangat sulit sekalipun.

 

Saat Anda digoda untuk berbuat dosa, jadilah tenang dan akuilah bahwa Yesus Kristus adalah kebenaran Anda. Anda tidak perlu melawan. Saat Anda mengambil waktu sejenak untuk mengakui bahwa Dia adalah kebenaran Anda, Anda akan memperhatikan bagaimana hidup-Nya dinyatakan di dalam Anda.

 

Kemenangan tidak didapatkan dengan berkata "TIDAK" kepada dosa, tetapi dengan berkata "YA" kepada Yesus. Semakin kita berkata "tidak" kepada dosa, kita akan semakin sadar akan dosa. Semakin kita berkata "ya" kepada Yesus, kita semakin sadar akan Yesus, dan itulah saat dimana dosa kehilangan cengkramannya.

 Kekudusan kita berada dalam Yesus Kristus dan pada apa yang telah Dia lakukan. Hal itu tidak tergantung pada Anda – tergantung pada Dia. Pandanglah karya yang telah diselesaikan-Nya.

 

Jika anda memiliki kepercayaan diri yang rendah dan merasa tidak berharga, jadilah tenang dan akuilah bahwa Yesus adalah penebusan Anda. Anda akan mengalami bagaimana hidup-Nya, kekuatan dan sukacitanya dinyatakan di dalam Anda.

 

Metode "buatan manusia"

Ada metode "buatan manusia" mengenai kekudusan, bahkan di dalam dunia karismatik. Salah satu pendeta berkata, "Kalau Anda memiliki kebiasaan dosa, Anda memiliki roh jahat dalam kehidupan Anda." Ini bukan yang diajarkan oleh Perjanjian Baru. Kita bisa membaca tentang seseorang yang melakukan apa yang tidak ingin dia lakukan (Roma pasal 7), tetapi dalam pasal itu tidak satupun disebutkan tentang roh jahat. Akan tetapi orang tersebut sedang menggambarkan seseorang yang mencoba menggenapi perintah Allah dengan kekuatannya sendiri. Semakin dia berusaha untuk mentaati hukum Taurat dengan kekuatannya sendiri, yang terjadi malah semakin buruk. Satu-satunya solusi untuk manusia "celaka" tersebut adalah kasih karunia Allah yang melimpah. Semakin kita melihat Yesus Kristus dinyatakan di dalam kita, kemenangan itu semakin dinyatakan dalam hidup kita.

 

Persenjataan rohani dalam Efesus pasal 6 berhubungan dengan kasih karunia Allah. Ketopong berbicara tentang keselamatan – kita diselamatkan oleh kasih karunia. Baju zirah menunjuk pada keadilan – Yesus adalah keadilan kita. Ikat pinggang adalah kebenaran – Yesus berkata, "Akulah kebenaran." Pedang berbicara tentang Roh – kita hidup di dalam perjanjian menurut Roh bukan menurut huruf. Kasut melambangkan Injil damai sejahtera – damai sejahtera yang telah dibeli oleh darah Yesus bagi kita.

 

Saya melihat sebuah buku berjudul Christian – Set Yourself Free (Orang Kristen – Bebaskanlah Dirimu Sendiri). Pernahkah Anda mendengar sesuatu yang begitu konyol? Inikah perjanjian kita? Haruskah kita membebaskan diri kita sendiri? Banyak orang akan mencobanya, tetapi saat mereka mencoba untuk membuat diri mereka kudus dan merdeka, mereka tidak pernah benar-benar menjadi merdeka. Mereka akan merasakan kebebasan dalam satu periode waktu yang singkat, dan kemudian mereka akan mulai mencari kebebasan itu lagi.

 

Penggunaan frase "KATAKAN TIDAK" sangat terkenal. Pengajaran ini menekankan pada kekuatan kehendak kita sendiri untuk menjadikan diri kita kudus. Saat kehendak kita bertarung dengan dosa, kekuatan kehendak kita akan selalu kalah. Jika kekuatan kehendak kita sendiri bisa menghasilkan kekudusan, kematian dan kebangkitan Yesus itu sia-sia.

 

Bagian Kita

Banyak yang akan bertanya, "Apa yang harus kita lakukan? Pastinya kita harus melakukan sesuatu!" Ya, sangat penting bagi kita untuk mengerti bagian kita. Kita percaya dan menerima apa yang telah disiapkan Yesus bagi kita dan mengijinkan Dia untuk bekerja di dalam kita. Hal ini sangat radikal, karena itu saya akan memberikan beberapa ayat Alkitab untuk menguatkannya.

 

"Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya" (1 Tes 5:23-24).

 

Siapa yang menguduskan kamu sepenuhnya? – "Allah damai sejahtera."

Siapa yang setia? – "Ia yang memanggil kamu."

Kekudusan tidak berdasarkan pada usaha kita, tetapi merupakan karya Allah di dalam kita.

"Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita, kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin." (Ibr 13:20-21)

 

Siapa yang memperlengkapi kita dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya? – "Allah damai sejahtera."

Siapa yang membuat kita mengerjakan apa yang berkenan dihadapan Allah? – "Gembala Agung."

Bagaimana Dia menguduskan kita? – "Oleh darah perjanjian yang kekal."

Apa yang harus kita lakukan? – Memberikan "kemuliaan sampai selama-lamanya" kepada-Nya.

Jadi semua itu tergantung pada Yesus. Dialah kebenaran, penebusan, kekudusan dan hikmat kita.

Apa yang dilakukan Allah dalam Perjanjian Lama terkadang menakutkan. Apakah Anda ingat saat Allah bergemuruh di gunung Sinai? Mereka semua panik, termasuk Musa. Sinai merupakan demonstrasi dari kekudusan Allah dan hal itu membuat takut manusia. Kekudusan dan pengudusan yang dinyatakan melalui Yesus tidak menakutkan – melainkan menarik.

 

Saat Musa turun dari gunung Sinai, orang-orang lari karena ketakutan. Saat Yesus turun dari gunung transfigurasi, kita bisa membaca: Begitu orang-orang itu melihat Yesus, mereka tercengang, lalu berlari-lari menyambut Dia" (Mark 9:15 BIS)

 

Kemuliaan Perjanjian Lama menakutkan, tetapi kemuliaan Perjanjian Baru menarik.

Jangan kecil hati bila seseorang tidak berubah dalam semalam. Allah tidak mengirimkan Yesus untuk mengubah perilaku manusia, tetapi untuk memberikan hati yang baru bagi kita. Begitu hati berubah, perilaku juga akan berubah.

 

Paulus menulis, "Dan Ia, Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita, yang dalam kasih karunia-Nya telah mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita, kiranya menghibur dan menguatkan hatimu dalam pekerjaan dan perkataan yang baik" (2 Tes 2:16-17).

 

Siapa yang menguatkan kita dalam segala pekerjaan baik? – "Tuhan Yesus Kristus sendiri." Saat kita mencoba untuk menjadi kudus melalui usaha kita sendiri, hal itu akan membawa kepada kegelisahan dan kesukaran. Cara Allah memberikan hasil positif pada kita – "penghiburan abadi dan pengharapan baik" melalui "kasih karunia" Allah.

 

Berikan Kemuliaan kepada-Nya

Bagaimana kita menghindari nafsu dan perilaku tidak saleh? Paulus menulis, "Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni" (2Tim 2:22). Banyak orang hanya membaca enam kata pertama." Jika kita berhenti disana, kita akan gagal. Kuncinya adalah berkata "YA" pada keadilan, kesetiaan, kasih dan damai.

 

Jika seorang bayi menangis, tidak akan membantu bila kita berkata, "berhenti menangis." Melainkan, kita mencoba untuk mengalihkan perhatian bayi itu dengan menyanyi, atau menggoncangkan gantungan kunci. Tiba-tiba bayi itu lupa alasan mengapa sebelumnya ia menangis! Cara untuk menang atas dosa bukanlah dengan mencoba mengalahkan dosa dengan kekuatan kita sendiri, tetapi dengan mengejar keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan" (1 Tim 6:11). Kita akan berfokus pada keadilan, ibadah, iman dan kasih Yesus di dalam kita.

 

"Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin." (2 Tim 4:18)

 

Siapa yang melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat? – "Tuhan." Siapa yang menyelamatkan aku? – "Tuhan."

 

Apa yang kita lakukan? – "Kita memberikan kepada-Nya kemuliaan selama-lamanya."

"Bagi Dia, yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung dan yang membawa kamu dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya, Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin" (Yudas ay. 24-25).

Siapa yang berkuasa menjaga supaya jangan kamu tersandung? Siapa yang berkuasa membawa kamu dengan tidak bernoda? –"Allah yang esa, Juruselamat kita."

 

Apa bagian kita? – "Memberikan kepada-Nya kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya."

 

Kekudusan bukanlah apa yang dapat kita lakukan, tetapi apa yang dilakukan Yesus di dalam kita. Tugas kita hanyalah percaya dan mempercayakan diri kita kepada-Nya. Kita dapat hidup dalam kehidupan yang kudus, tetapi bukan dengan kekuatan kita sendiri. Kekudusan yang sejati adalah kehidupan Yesus di dalam kita.

 

(by Peter Youngren) 

Hidup dibawah Perjanjian Baru

Ibrani 8:10

... Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi (pikiran) mereka dan menuliskannya dalam hati mereka ...

 

 

Hukum apa yang Allah maksudkan pada ketika Ia berkata, "Aku akan menaruh hukum-Ku dalam pikiran mereka dan menuliskannya dalam hati mereka"? Dia tentu tidak mengacu pada Sepuluh Perintah Allah, hukum itu tertulis pada batu dan dikenal sebagai hukum perjanjian lama, karena Dia berkata bahwa Dia menemukan cacat dengan perjanjian itu dan menyatakannya tua dan  usang. (Ibrani 8: 7-9, 13)

 

Hukum yang Allah tempatkan dalam pikiran kita dan ditulis di hati kita mengacu pada hukum Kasih (Matius 22: 37-40), hukum kebebasan yang sempurna (Yakobus 1:25) dan hukum iman. (Roma 3:27) Ini adalah hukum perjanjian baru (New Covenant).

 

Saudara hidup menurut hukum perjanjian baru ketika saudara sadar betapa Tuhan mengasihi saudara. Dan semakin saudara sadar kasih-Nya bagi saudara, semakin hati saudara penuh dengan kasih. Ketika itu terjadi, saudara akan mencintai Allah dan orang-orang di sekitar saudara dengan mudah. Itu adalah yang Allah maksud menulis di hatimu hukum kasihNya karena Allah terlebih dahulu mengasihi kita. (1 Yohanes 4:19)

 

Kedua, bila saudara tahu bahwa saudara benar diterima oleh Allah karena pengorbanan Yesus, saudara dapat memiliki keberanian dan kebebasan sebagai anak Allah untuk datang dengan berani ke hadirat Bapa di sorga. Dan di hadirat-Nya, Dia mampu menulis di hati saudara kerinduan baru, saudara akan menemukan diri saudara ingin melakukan hal yang benar pada waktu yang tepat. saudara akan menjalani hidup berkemenangan dari dalam ke luar. Ini adalah hukum sempurna yang memerdekakan saudara dan beroperasi dalam hidup saudara.

 

Ketiga, ketika saudara merasakan apa yang Tuhan tulis  di hati saudara dan menempatkannya  dalam pikiran saudara, dan saat imanmu diaktifkan menyebabkan saudara percaya kepada-Nya dan kasih-Nya bagi saudara, Dia menyebutnya saudara telah menaati hukum iman. Ketika itu terjadi, apa pun yang saudara percaya, saudara akan menerimanya!

 

Saudaraku, Allah telah membuatnya menjadi mudah-dan saudara akan menemukan bahwa sangat menarik dan luar biasa -untuk hidup di bawah perjanjian baru!

 

Grace Inspirations:

Saudara hidup menurut hukum perjanjian baru ketika saudara sadar betapa Tuhan sangat mengasihi saudara.

Serial Meditate word for Success (05-10-2014)

Serial Meditate word for Success (05-10-2014):

Mengapa masih ada org Kristen yg bejalan dlm kutukan? Contohnya: terus menerus gagal , terus menerus jatuh sakit , terus menerus miskin, selalu anak bandel dlm narkoba, dlsb.

Proverb (Amzal) 26:2 Seperti burung pipit (sparrow) mengirap (flitting) dan burung layang-layang (swallow) terbang, demikianlah KUTUK tanpa alasan tidak akan kena.

Disini Tuhan mengatakan, Kutukan itu tdk bisa datang tanpa alasan, lalu apa alasannya? Dan apa hubungan nya antara KUTUKAN dgn burung Pipit dan burung Layang??

Mat 10:29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.

Kedua burung tsb pd saat Yesus mengatakan hal ini, adalah jenis burung yg termurah, yg mana Cuma di jual dgn harga seduit (one copper coin, atau mungkin sekarang kira-2 satu cent) utk dua ekor, wah murah sekali.
Namun biarpun sedemikian murahnya, Allah Bapa pun masih menjaga mereka, mereka tdk akan mungkin jatuh ke bumi tanpa sepengetahuan ataupun di luar kehendak Nya.

Mat 10:30 Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya. 
Mat 10:31 Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.

Rambut dikepalamu pun dihitung oleh Allah Bapa ?! Wow ini luar biasa, kenapa? Krn setiap saat mungkin setiap jam rambut anda akan rontok dan tumbuh baru, sehingga utk menghitung rambut anda, maka Bapa harus setiap saat memperhatikan anda! Contoh: Dalam satu jam lagi rontok 3 tapi tumbuh 10, jadi total tambah 7 rambut baru, dan Allah Bapa terus mencatat (update) jumlah rambut anda !

Bayangkan saya mempunyai 6 anak, dan anak yg paling bungsu adalah anak perempuan yg paling saya sayang (terus terang, jujur saja ya), krn dia yg selalu ngalem / manja minta di sayang oleh saya terus, memeluk saya dan mencium saya terus. Saya yakin demikian juga Bapa disurga, kalau kita ngalem manja, Dia akan lebih sayang kita dari yg lain. Tapi demikian sayang nya saya pd anak bungsu saya pun saya TDK PERNAH MENGHITUNG JUMLAH RAMBUTNYA. Betapa Bapa disurga menyayangi saya dgn luar biasa kalau dia selalu menghitung rambut saya?! Dia sayang pd saya secara mendetail sekali.

Hal ini di ulang lagi di buku 
Luk 12:6 Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekorpun dari padanya yang dilupakan Allah.

Disini malah lebih murah lagi, satu duit di buku Mat 10:29 dapat 2 ekor; di Luk 12:6 dijjual malah 5 ekor per dua duit, jadi satu ekor nya dikasih gratis !. Kalau Bapa tdk melupakan satupun dari burung yg sedemikian murah, lalu apalagi anda??!

Luk 12:7 bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.

Seorang Kristen seharusnya selalu mengingatkan hal ini, betapa Bapa mencintai kita. Tahukan anda sedemikian berharganya anda sehingga Allah Bapa rela MENGORBANKAN Anak tunggal Nya yg begitu dia Kasihi hanya untuk anda dan saya. Dan, Jika kita hidup dalam pengetahuan akan betapa berharganya kita, betapa besar kasih Bapa pd kita, maka niscaya semua berkat surgawi akan datang dan melengket pd kita. Krn Good things happens to those who believe God loves them (Semua Hal yg baik akan terjadi kpd org yg percaya bahwa Tuhan mengasihi mereka).

Kembali kpd anak bungsu yg saya paling kasihi, maka jika saya keluar rumah, saya selalu rindu pd dia lebih dr yg lain. Juga kalau saya membelikan oleh-2 maka dia akan selalu mendapatkan duluan yg terbaik krn saya dekat sekali dgn dia. Demikian pula jika anda tahu dan percaya bahwa Bapa MENCINTAI anda dgn begitu besar dan berkobar-kobar, maka anda akan sangat DEKAT pd Nya dan akan selalu mendapat yg terbaik, dan Semua Kutukan akan jauh dari anda. Kutukan tdk akan ada alasan utk bisa mendekati / mengenai anda. Hallelujah.


Melihat Yesus di buku Kejadian

Seeing Jesus in Genesis (Melihat Yesus di buku Kejadian):

Kristus adalah kunci utk membuka Firman.
John 5:39 Search the scriptures; for in them ye think ye have eternal life: and they are they which TESTIFY OF ME. 
(Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu MEMBERI KESAKSIAN TENTANG AKU - Yoh 5:39)

Ada Nubuatan tentang Yesus di buku Kejadian:
(Bisakah anda melihat Yesus di dalam ayat-2 dibawah ini?)

Kej 3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan KETURUNANNYA (her Seed); keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."

Rom 5:14 Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang. 
(Adam adalah "a type of" Yesus)

Kej 14:18 Melkisedek, raja Salem, membawa ROTI dan ANGGUR; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. 
(Melkisedek adalah "a type of" Yesus)

Kej 22:2 Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." 
(anakmu yg tunggal? padahal saat itu Abraham punya 2 anak: Ishak & Ismail, jadi sebenarnya Allah sedang berbicara ttg Anak Nya sendiri: Yesus)

Kej 22:8 Sahut Abraham (kpd Ishak): "Allah yang akan menyediakan ANAK DOMBA untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama. 
(disini jelas Abraham telah yakin, bahwa anak Nya tdk akan di korbankan, tp Allah yg akan menyediakan anak domba Allah)

Kej 37 s/d 50 : Yusuf adalah gambaran seorang Anak yg dijual ke dalam perbudakan, untuk menebus KeluargaNYa.

Kej 49:10 Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia (Shiloh) datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. 
(Yakub bernubuat ttg Shiloh - Kedatangan sang Penebus)

Kisah perempuan yg tertangkap berbuat zinah

Melihat Alkitab seperti Yesus melihat: 
(Kisah perempuan yg tertangkap berbuat zinah)

Ingatkah anda akan perempuan yg tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah (Yoh 8:4)? Dan para ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi menyeret perempuan tsb kpd Yesus dgn kejamnya utk menjebak Yesus atas apa yg akan Yesus lakukan? Menghukum (HT) atau membebaskan?. Jika Yesus menghukum, lalu mana Kasih Karunia Nya? Jika membebaskan, maka melanggar HT.

Dan perkataan Yesus yg sangat luar biasa (Yoh 8:7): "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."

Yoh 8:9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
Yoh 8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?" 
Yoh 8:11 Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."

Kita semua bergembira mendengar kisah Kasih Karunia Yesus yg luar biasa ini, bukan? Tapi jujur dalam hati kita pun ada perasaan marah thd para ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yg membawa perempuan itu kepada-Nya. Krn mereka munafik, kalau perempuan ini tertangkap BASAH ketika ia sedang berbuat zinah, lalu kenapa hanya si perempuan yg di bawa, MANA YG LAKI? (khan berbuat zinah itu perlu dua orang paling tidak?) Mungkin sekali Laki nya adalah dari kaum Farisi mereka sendiri, satu gang, maka nya di biarkan pergi (kesimpulan logika saya).

Ketika saya bergembira merenungkan jawaban Yesus yg luar biasa ini, dimana Yesus tdk membenarkan perbuatan zinah si wanita, dgn berkata "Silahkan melemparkan batu" wanita ini menurut HT Musa memang patut hrs dilempari batu sampai mati. Tapi, ingat! "hanya kamu yg tdk mempunyai dosa!" Dan tdk ada seorangpun di dunia ini yg tdk punya dosa. Kecuali Yesus, Jadi hanya Yesus yg bisa melempar batu kpd pendosa itu, TAPI Yesus TDK MAU. Sedangkan mereka semua tdk bisa melempar batu kpd pendosa itu, TAPI mereka mau sekali.

Tapi Yesus berbicara di dalam hati-ku, "Nak, aku tdk bergembira spt layaknya kamu bergembira". Dgn terkejut aku bertanya, "Lho kenapa? Khan Tuhan sdh membebaskan wanita malang ini dgn cara yg baik dan spektakuler?". Kembali Yesus berbicara: "Hanya wanita ini yg telah aku selamatkan, TAPI aku inginkan mereka semua juga bisa terselamatkan, dan aku tdk mendapatkannya".

Dan aku baru sadar, jawaban wanita ini di (Yoh 8:11): "Tidak ada, TUHAN." (Kis 2:21 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan.) Dan hanya wanita ini yg berseru TUHAN dan hanya wanita ini yg telah diSelamatkan. Dan hati Yesus yg penuh Kasih Karunia menginginkan semua orang terselamatkan, bukan hanya wanita itu.

http://liftingjesus.org/2014/10/09/the-insight-story-of-the-woman-caught-in-adultery-joh-83/

REST

Renungan : REST

"Marilah KEPADA-KU, semua yang LETIH LESU (LABOUR) dan BERBEBAN BERAT (HEAVY LADEN), Aku akan memberi KELEGAAN (REST) kepadamu." (Mat 11:28)

Waktu org meninggal seringkali di beri ucapan RIP-"Rest in Peace" yg menyatakan "nah sekarang baru beristirahat dgn tenang". Kalau masih hidup mana bisa REST?".

Tetapi Yesus berkata datang KEPADA-NYA, SERAHKAN, LEMPARKAN semua beban krn upaya, usaha-performance, kelesuan kerja keras manusia KEPADA-NYA. DIA MENBERIKAN REST- ISTIRAHAT- KELEGAAN... Dan Rest disini arti context nya bukan Rest nanti kalo sdh mati, tapi Rest di Bumi Saat skrg masih hidup. LABOUR disini bukan kerja berat jasmani spt kerja kuli, melainkan bekerja keras utk menyenangkan Allah. Banyak dr kita ber pikir Tuhan Akan beri kita berkat lebih kalo kita bekerja keras PELAYANAN utk menyenangkan Nya. HEAVY LADEN disini bukan beban berat spt angkat karung beras, tp beban mental rasa ber salah terhakimi terus menerus jatuh dlm dosa atau merasa belum layak di kehadirat Nya. Yesus ingin kita relax Santai dlm pelukan kasih karunia Nya. Enjoy Nikmati hub. intim dgn Nya. Duduk Rest menikmati semua kebaikan Nya.

Terimalah dg RENDAH HATI PEMBERIAN YESUS INI, KRN SEMUA BEBAN BERAT AKIBAT DOSA SUDAH SELESAI DIPIKUL-NYA (SALIB DIPIKUL SAMPAI GOLGOTA-TEMPAT TENGKORAK). Haleluya! I receive & REST in JESUS! Amin 
‪#‎GCB‬

09 October, 2014

Pelantikan Raja Galala

Pela Gandong Warnai Pelantikan Raja Galala

Jumat, 21 Oktober 2011 | 20:15 WIB

" show_faces="false" width="450" font="arial">

Dibaca: 153

Komentar: 0

|

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url_twitter

Filename: views/read_view.php

Line Number: 119

 

+via+%40kompasdotcom" title="Share to Twitter" class="" target="_blank">

Share:

AMBON, KOMPAS.com--Budaya orang Maluku Pela-Gandong yang menggambarkan kerukunan dan persaudaraan mewarnai pelantikan Johan Van Kapeel sebagai Raja Negeri Galala, kecamatan Sirimau, kota Ambon periode 2011 -2017, Kamis.

Pelantian yang dilakukan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy itu juga dihadiri ribuan warga negeri Hitu Lama yang beragama Muslim yang memiliki hubungan "Pela" dengan Negeri Galala serta warga Desa Eri dan Hative Besar yang merupakan "Gandong" dengan Galala.

Ribuan warga dari empat desa berbeda tetapi memiliki pertalian hubungan saudara itu, menggelar "tari lenso" dengan iringan musik tradisional Totobuang dan sawat untuk menyambut kehadiran Wali Kota Lohenapessy bersama sejumlah pimpinan Kota Ambon.

Hubungan persaudaraan itu pun semakin terlihat saat digelar "makan patita" (makan bersama) yang merupakan salah satu tradisi masyarakat di Ambon dan Maluku untuk mewujudkan kebersamaan.

Wali Kota Richard Louhenapessy, mengakui budaya "Pela-Gandong" antara warga Galala bersama saudaranya dari Hitu Lama, Desa Eri dan Hative Besar, menunjukan semakin kuat dan tidak terpengaruh berbagai provokasi untuk mengadu domba.

"Budaya yang ditampilkan basudara dua komunitas dari empat negeri ini menunjukkan kuatnya ikatan persaudaraan antarwarga serta tingginya ketahanan masyarakat yang tidak mudah terpengaruh upaya provokasi yang terjadi di Ambon," kata Richard Louhenpessy.

Louhenapessy meminta Raja terpilih untuk membentuk kelembagaan adat yakni "Saniri" (dewan adat) serta "Marinyo" (tim yang bertugas menyampaikan titah adat) yang selama ini terabaikan dan kembali berfungsi sebagai negeri adat.

"Galala selama ini terabaikan karena fungsi-fungsi kelembagaan adatnya tidak berjalan dan dikenal sebagai desa. Ini tugas penting yang harus dilaksanakan Raja baru yakni mengembalikan lagi fungsi seluruh pranata adat," katanya.

Penataan pranata yakni membentuk kelembagaan negeri yang menjadi ciri khas negeri adat, yakni terdiri dari Saniri serta Marinyo untuk membantu menjalankan roda pemerintahan.

Menurut Louhenapessy, negeri Galala yang letaknya berbatasan dengan Kelurahan Tantui dan Aster serta negeri Halong, juga memiliki keistimewahan dari mata pencarian warga setempat yakni membuat ikan asar (asapan) dengan cita rasa gurih dan diminati masyarakat.

"Ikan asar Galala sudah terkenal kemana-mana karena dijadikan "ole-ole" (buah tangan) para pendatang saat akan meninggalkan Ambon dan kembali ke daerah asalnya. Potensi ini harus dikembangkan dengan melibatkan peranserta masyarakat untuk menciptakan negeri ini sebagai sentra ole-ole khas Ambon yakni ikan asar," katanya.

Menurut Richard, pembangunan jembatan merah putih yang direncanakan rampung pada 2014 di negeri Galala juga akan menjadi salah satu daya tarik tersendiri, karena seluruh angkutan transportasi melewati kawasan tersebut.

"Karena itu Raja baru juga harus bekerja ekstra untuk melakukan penataan bangunan pemukiman agar semuanya menghadap pantai dan Teluk Ambon," kata Richard.

Louhenapessy menambahkan, Ambon selain sebagai ibu kota provinsi Maluku juga terus dikembangkan sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, perdagangan dan ekonomi serta wisata.

"Bila semua potensi ini diwujudkan maka dipastikan Ambon menjadi kota tujuan wisata bagi wisatawan, dan pembangunan akan merata dengan melibatkan partisipasi seluruh warga," tandasnya.

Johan Van Kapeel dilantik sebagai Raja Galala periode 2011 -2017 berdasarkan SK Wali kota Ambon No.1027, tertanggal 23 Agustus 2011, menggantikan Isakh Sitaniapessy sebagai pejabat sementara selama tiga tahun.

 

Disclaimer  -  This  message  including any attachments and information contained
herein  ("Message" ) may contain  privileged information  or otherwise is protected
from  disclosure. Any  unauthorized use of this  Message  by any person may lead to
legal consequences.  If  you  receive this  Message  in error, or if the recipient
of this  Message  is not the intended recipient or the employee or agent authorized
for delivering this  Message to the intended recipient you are hereby notified that
any  disclosure,  dissemination, distribution  or copying of this Message or let or
cause this Message to be disclosed,disseminated, distributed, or copied is strictly
prohibited, and please notify the sender by  return message  and immediately delete
this  Message  from your system.  Incoming and outgoing  communications using this
electronic mail may be monitored by PT Arutmin Indonesia,as permitted by applicable
law and regulations. Unless it is made by the authorized person,any views expressed
in this Message  are those of the individual sender and may not necessarily reflect
the views of PT Arutmin Indonesia.
You should check attachments for viruses and defects before opening or using them.
We are not liable to recover any injuries caused by virused or defected attachments.