30 June, 2016

Hanya Darah Yesus yang Dapat Menyelamatkan

Hanya Darah Yesus yang Dapat Menyelamatkan
Keluaran 12:13
Dan darah itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah di mana kamu tinggal: Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat dari pada kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir.
-Jangan tambahkan persyaratan Tuhan. Ia berkata, "Apabila Aku melihat Darah itu, maka Aku akan lewat daripada kamu. Jadi tdk ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu." Ia tdk berkata, "Jika aku melihat darah itu, ditambah pemahaman, upaya-upaya, kepatuhan, kesetiaan, dan penolakan utk menyerah pada ketakutan, barulah Aku akan melewatimu."
Hanya darah Yesuslah yg membebaskan Anda. jika Anda mengira bahwa itu semua karena iman Anda, Anda akan selalu bertanya-tanya, "Apalah aku memiliki cukup iman?" Tidak, hanya darah-Nya yg menyelamatkan. Dan saat Tuhan melihat bahwa Anda menyadari hanya darahlah yg menyelamatkan, Ia menyebutnya iman di dlm darah, dan setiap tulah akan melewati Anda!
Saat Anda mengetahui bahwa hanya darahlah yg menyelamatkan, Anda akan memiliki damai yg tidak tergoyahkan. 
Bapa, aku bersyukur kepada-Mu karena darah Yesus sendirilah yg menyelubugiku dan keluargaku. Tidak ada kejahatan, tulah atau bencana yg menimpaku atau keluargaku karena darah Tuhan!
"Shalom" Jesus love you.

KRISTUS ADALAH KEHIDUPAN KITA

Kisah Para Rasul 17:28, "Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada."

Paulus katakan :
"Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan." (Filipi 1:21)

Terjemahan Amplified Bible : " For me to live is Christ ( His life in me ), and to die is gain (the gain of the Glory of Eternity )

Kekristenan bukan berbicara tentang bagaimana caranya hidup bagi Kristus, melainkan tentang Kristus hidup bagi kita (di dalam kita) dan menjalani hidup-Nya melalui kita.

Hidup bagi Kristus itu dangkal, tapi Kristus adalah hidup/hayat kita adalah yang paling dalam.

Galatia 2:19-20 ( BIS )
" Tetapi saya sudah mati terhadap hukum agama, dimatikan oleh hukum itu sendiri, supaya saya dapat hidup untuk Tuhan. Saya sudah disalibkan bersama Kristus." (ayat 19)

" Sekarang bukan lagi saya yang hidup, tetapi Kristus yang hidup dalam diri saya. Hidup ini yang saya hayati sekarang adalah hidup oleh iman kepada Anak-Nya yang mengasihi saya dan yang telah mengurbankan diri-Nya untuk saya." (ayat 20).

Ini berarti bukan kita yang hidup, melainkan Kristus yang hidup.

Perhatikan :
BUKAN KITA YANG SEDANG MENEMPUH " KEHIDUPAN ILAHI "MELAINKAN KRISTUS YANG SEDANG MENEMPUH " KEHIDUPAN INSANI."

Tegasnya apa itu kekristenanan ? Kehidupan kekristenan adalah Kristus menempuh kehidupan insani.

Kita mungkin mengira bahwa kehidupan kristiani adalah perkara mempelajari bagaimana meniru Kristus dan bahwa kita perlu memikul salib kita untuk mengikuti Dia.
Ini adalah pemikiran alamiah agamawi kita.

Kehidupan kristiani kita adalah Kristus yang hidup. Bukan kita yang menempuh kehidupan ilahi, melainkan Kristus yang menempuh kehidupan insani.

YOHANES 15:4
Rahasia untuk mengalami hidup yang berkemenangan terletak pada pengertian bagaimana hidup "terhubung dengan Kristus."

Kekristenan berbicara tentang dua hal yang penting :
1. KerinduanNya yang mendalam untuk bersekutu dengan kita.
2. Kristus yang tinggal di dalam kita melalui Roh-Nya, untuk menyatakan dan menjalani hidup-Nya melalui kita.

Selain kita mempercayai bahwa Kristus sudah mati bagi kita, kitapun mempercayai bahwa Kristus mau menjalani hidupNya di dalam dan melalui kita.

1 Korintus 6:17
Roh kita adalah pusat dari kehidupan di dalam kita. Roh Kristus yang mendiami roh kita sekarang menjadi pusat hidup kita.

Kita harus belajar untuk hidup dalam ketergantungan total kepada Kristus yang tinggal didalam kita, supaya Ia menyatakan hidupnya melalui kita.

Ada dua perbedaan yang besar dalam kekristenan :
1. Mencoba berusaha hidup untuk Kristus >>> Agamawi dan kekalahan
2. Kristus yang menyatakan hidupNya melalui kita >>> Injil dan kemenangan.

Didalam Yohanes 14:6, Yesus berkata : "Akulah jalan dan Kebenaran dan Hidup."
- Yesus bukanlah "sebuah kehidupan"
- Yesus tidak memberi kita "jenis kehidupan"
- Yesus tidak mengajarkan sebuah "gaya hidup"
- Yesus tidak memberikan " beberapa prinsip" untuk menjalani hidup.

Melainkan, KRISTUS ADALAH HIDUP ANDA. (Kolose 3:3-5)
Kolose 2:6 (BIS) : Hidup "bersatu dengan Dia."

Hidup kekal itu bukan : Hidup yang dibuat lama, dan bukan fenomena.

HIDUP YANG KEKAL ADALAH PRIBADI YANG TINGGAL DAN HIDUP DI DALAM KITA. (Galatia 2:20-21)

ROMA 8:9b, "Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus."
Setiap orang percaya, Roh Kristus (Roh Kudus) masuk ke DALAM kita.

Perhatikan bahwa Yesus MASUK KE DALAM KITA , Yesus tidak :
- Berdiri di depan kita, lalu memberikan instruksi-instruksi hal-hal yang kita harus lakukan.
- Berdiri di samping kita, supaya kita bersandar pada-Nya jika kita kelelahan.
- Berdiri di belakang kita, supaya kita di motivasi jika kita mulai berhenti.
- Berdiri di bawah kita,supaya kita di gendong-Nya jika kita tidak sanggup berjalan sendiri.

Kekristenan bukan berbicara tentang Dia yang ada di depan, di samping, di belakang dan di bawah kita. Kekristenan berbicara tentang KRISTUS YANG DI DALAM KITA.

Kehidupan kekristenan tidak di kendalikan dengan seabrek peraturan agamawi yang berusaha kita masukan dari "luar ke dalam", melainkan oleh HIDUP YESUS KRISTUS yang di dalam kita.

Kisah Para Rasul 17:28, "Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada.".

Solus Christus, Christ alone.
Grace from start to finish.
It's not about you.

‪#‎Jesus_Plus_Nothing‬
‪#‎Christ_Centered_Life‬
‪#‎Christ_Centered_Academy‬

Rev.Dr.Danny Tuyu,M.Th.,Ph.D
Christ-Centered Preacher


KRISTUS ADALAH KEHIDUPAN KITA

Kisah Para Rasul 17:28, "Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada."

Paulus katakan :
"Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan." (Filipi 1:21)
Terjemahan Amplified Bible : " For me to live is Christ ( His life in me ), and to die is gain (the gain of the Glory of Eternity )
Kekristenan bukan berbicara tentang bagaimana caranya hidup bagi Kristus, melainkan tentang Kristus hidup bagi kita (di dalam kita) dan menjalani hidup-Nya melalui kita.

Hidup bagi Kristus itu dangkal, tapi Kristus adalah hidup/hayat kita adalah yang paling dalam.
Galatia 2:19-20 ( BIS )
" Tetapi saya sudah mati terhadap hukum agama, dimatikan oleh hukum itu sendiri, supaya saya dapat hidup untuk Tuhan. Saya sudah disalibkan bersama Kristus." (ayat 19)
" Sekarang bukan lagi saya yang hidup, tetapi Kristus yang hidup dalam diri saya. Hidup ini yang saya hayati sekarang adalah hidup oleh iman kepada Anak-Nya yang mengasihi saya dan yang telah mengurbankan diri-Nya untuk saya." (ayat 20).
Ini berarti bukan kita yang hidup, melainkan Kristus yang hidup.

Perhatikan :
BUKAN KITA YANG SEDANG MENEMPUH " KEHIDUPAN ILAHI "MELAINKAN KRISTUS YANG SEDANG MENEMPUH " KEHIDUPAN INSANI."

Tegasnya apa itu kekristenanan ? Kehidupan kekristenan adalah Kristus menempuh kehidupan insani.
Kita mungkin mengira bahwa kehidupan kristiani adalah perkara mempelajari bagaimana meniru Kristus dan bahwa kita perlu memikul salib kita untuk mengikuti Dia.
Ini adalah pemikiran alamiah agamawi kita.

Kehidupan kristiani kita adalah Kristus yang hidup. Bukan kita yang menempuh kehidupan ilahi, melainkan Kristus yang menempuh kehidupan insani.
YOHANES 15:4
Rahasia untuk mengalami hidup yang berkemenangan terletak pada pengertian bagaimana hidup "terhubung dengan Kristus."
Kekristenan berbicara tentang dua hal yang penting :
1. KerinduanNya yang mendalam untuk bersekutu dengan kita.
2. Kristus yang tinggal di dalam kita melalui Roh-Nya, untuk menyatakan dan menjalani hidup-Nya melalui kita.
Selain kita mempercayai bahwa Kristus sudah mati bagi kita, kitapun mempercayai bahwa Kristus mau menjalani hidupNya di dalam dan melalui kita.

1 Korintus 6:17
Roh kita adalah pusat dari kehidupan di dalam kita. Roh Kristus yang mendiami roh kita sekarang menjadi pusat hidup kita.
Kita harus belajar untuk hidup dalam ketergantungan total kepada Kristus yang tinggal didalam kita, supaya Ia menyatakan hidupnya melalui kita.

Ada dua perbedaan yang besar dalam kekristenan :
1. Mencoba berusaha hidup untuk Kristus >>> Agamawi dan kekalahan
2. Kristus yang menyatakan hidupNya melalui kita >>> Injil dan kemenangan.
Didalam Yohanes 14:6, Yesus berkata : "Akulah jalan dan Kebenaran dan Hidup."
- Yesus bukanlah "sebuah kehidupan"
- Yesus tidak memberi kita "jenis kehidupan"
- Yesus tidak mengajarkan sebuah "gaya hidup"
- Yesus tidak memberikan " beberapa prinsip" untuk menjalani hidup.

Melainkan, KRISTUS ADALAH HIDUP ANDA. (Kolose 3:3-5)
Kolose 2:6 (BIS) : Hidup "bersatu dengan Dia."
Hidup kekal itu bukan : Hidup yang dibuat lama, dan bukan fenomena.
HIDUP YANG KEKAL ADALAH PRIBADI YANG TINGGAL DAN HIDUP DI DALAM KITA. (Galatia 2:20-21)
ROMA 8:9b, "Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus."
Setiap orang percaya, Roh Kristus (Roh Kudus) masuk ke DALAM kita.

Perhatikan bahwa Yesus MASUK KE DALAM KITA , Yesus tidak :
- Berdiri di depan kita, lalu memberikan instruksi-instruksi hal-hal yang kita harus lakukan.
- Berdiri di samping kita, supaya kita bersandar pada-Nya jika kita kelelahan.
- Berdiri di belakang kita, supaya kita di motivasi jika kita mulai berhenti.
- Berdiri di bawah kita,supaya kita di gendong-Nya jika kita tidak sanggup berjalan sendiri.

Kekristenan bukan berbicara tentang Dia yang ada di depan, di samping, di belakang dan di bawah kita. Kekristenan berbicara tentang KRISTUS YANG DI DALAM KITA.

Kehidupan kekristenan tidak di kendalikan dengan seabrek peraturan agamawi yang berusaha kita masukan dari "luar ke dalam", melainkan oleh HIDUP YESUS KRISTUS yang di dalam kita.

Kisah Para Rasul 17:28, "Sebab di dalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada.".

Solus Christus, Christ alone.
Grace from start to finish.
It's not about you.

Rev.Dr.Danny Tuyu,M.Th.,Ph.D
Christ-Centered Preacher

YOHANES 3:16 TIDAK BERBICARA TENTANG PENEBUSAN UNIVERSAL

" Karena begitu besar kasih Tuhan akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." ( Yohanes 3:16 )


Selama ini ayat tersebut sering di pahami bahwa keselamatan itu universal. Mengapa bisa demikian?
1. Karena banyak yang memahami kata "dunia" secara universal (absolut).
2. Karana banyak yang memahami kata "supaya setiap orang yang percaya" itu berarti keselamatan terjadi jika orang tersebut beriman/percaya kepada Tuhan, atau orang itu tidak menolak Dia.
3. Kata "setiap orang yang percaya" dihubungkan dengan kehendak bebas (free will) seseorang di dalam keselamatan.


Apa yang dimaksukan Kitab Suci seperti pemahaman-pemahaman tersebut?


Mari kita perhatikan penjelasan lebih detailnya dibawah ini :

1. KASIH TUHAN YANG BERDAULAT, bukan kasih yang alamiah.

Kita harus bisa memahami bahwa pekerjaan Tuhan itu sangat sempurna. Jika kita memahami bahwa Tuhan mempunyai kerinduan yang alamiah untuk menyelamatkan semua orang, maka kegagalan bagi semua orang yang akan di selamatkan mengesankan bahwa keinginan-Nya lemah, sehingga Tuhan telah gagal menyelamatkan mereka.

Perlu kita ketahui bahwa tidak ada bagian dalam Kitab Suci yang mengajarkan kerinduan alamiah Tuhan bagi "kebaikan/keselamatan" semua orang secara universal.

Justru diajarkan di dalam Kitab Suci bahwa Tuhan SECARA BEBAS DAN BERDAULAT menyatakan belas kasihan kepada siapa Ia ingin menaruh belas kasih-Nya.
Kasih-Nya merupakan tindakan bebas dari kehendak-Nya, BUKAN SEMUA EMOSI YANG MUNCUL DIDALAM DIRI-NYA karena keadaan kita yang menderita.

Jika karena penderitaanlah yang menimbulkan keinginan alamiah Tuhan untuk menolong, maka Tuhan harus berbelas kasih juga pada orang-orang yang terkutuk dan kepada iblis juga.

Kasih yang digambarkan disini adalah TINDAKAN KHUSUS & BERDAULAT dari kehendak Bapa, serta DIARAHKAN SECARA KHUSUS KEPADA ORANG-ORANG PERCAYA (orang Pilihan-Nya)

Kata-kata "begitu" dan "supaya" menekankan pada TINDAKAN LUAR BIASA DARI KASIH INI, dan tujuan yang jelas bagi penyelamatan orang-orang percaya dari kebinasaan.

Kasih yang ditunjukkan ini tidak mungkin merupakan perasaan KASIH YANG UMUM terhadap semua orang yang sebagian darinya akan binasa.

Kitab Suci menjelaskan bahwa Kasih Bapa ini merupakan sebuah tindakan agung yang ditujukan SECARA KHUSUS BAGI ORANG-ORANG PERCAYA.
(Roma 5:8 ; 1 Yoh 4:9-10)

Sangat jelas sekali bahwa Tuhan menginginkan keselamatan bagi mereka yang Ia kasihi.
Melalui kasih yang khusus inilah yang menyebabkan Ia memberikan Kristus mati bagi mereka. (Roma 8:32)

Karena itu kasih Bapa yang khusus ini hanya dialami oleh orang-orang yang kepadanya diberikan anugerah.

Sekarang kita harus menjawab, mungkinkah kasih Bapa yang telah memberikan Yesus Kristus ini di mengerti sebagai sebuah keinginan baik Tuhan yang bersifat umum kepada semua orang secara universal?

2. SIAPA YANG DIMAKSUD DENGAN "DUNIA" SEBAGAI PENERIMA KASIH BAPA YANG BERDAULAT.

Sebagian orang mengatakan kata "dunia" diayat tersebut adalah semua manusia secara universal.

Bagi kita kata "dunia" ini dipahami sebagai orang-orang pilihan Bapa yang tersebar di seluruh dunia dari segala bangsa.
Keselamatan bukan sebagai anugerah khusus Bapa yang ditujukan hanya bagi orang Yahudi saja.

Pengertiannya adalah : Bapa mengasihi orang-orang pilihan-Nya yang ada di seluruh dunia, sehingga Ia memberikan Anak-Nya dengan tujuan supaya oleh-Nya orang-orang percaya dapat di selamatkan.


Kata "dunia" diayat ini harus mengacu pada suatu dunia yang menerima hidup kekal.
Hal ini ditegaskan di ayat berikutnya di Yohanes 3:17, dikatakan bahwa tujuan Bapa mengutus Anak-Nya adalah "supaya dunia di selamatkan."

Jika kata "dunia" diartikan SELAIN orang-orang percaya yang dipilih, maka Tuhan telah gagal mencapai tujuannya. Karena pada kenyataannya banyak orang-orang yang binasa.


ADA BEBERAPA ALASAN MENGAPA ORANG-ORANG PERCAYA DISEBUT DENGAN KATA "DUNIA" :
1. Untuk membedakan mereka dengan malaikat-malaikat
2. Untuk menolak orang-orang Yahudi yang sombong yang menganggap hanya mereka yang merupakan umat Tuhan.
3. Untuk mengajarkan perbedaan antara Perjanjian lama yang dibuat dengan satu bangsa,dengan perjanjian baru dimana orang percaya sebagai ciptaan baru yang ada didalam dunia ini.


Jika ada orang kristen yang bersikeras bahwa kata "dunia" disini mempunyai arti seluruh dan semua manusia secara universal sebagai penerima kasih Bapa, maka mengapa Bapa tidak menyatakan Yesus Kristus kepada setiap orang yang begitu Ia kasihi?, atau mengapa Tuhan membiarkan ada banyak orang yang meninggal tanpa di dalam Dia?

Buat saya, sungguh aneh jika dikatakan Bapa memberikan Anak-Nya kepada mereka, namun Bapa tidak pernah memberitahu mereka mengenai kasih-Nya, ada berjuta-juta orang tidak pernah mendengar Injil.
Bagaimana mungkin Bapa dikatakan mengasihi setiap/semua manusia secara umum (universal) jika ketetapan-Nya ini tidak diketahui oleh setiap orang ?

3. SETIAP ORANG YANG PERCAYA TIDAK AKAN BINASA.

Dengan kata-kata ini kita bisa terjebak dengan pemahaman : Kita akan masuk sorga kalau kita percaya (tidak menolak-Nya) kepada Yesus.


Bentuk Kata Yunani dari kata-kata tersebut adalah : 
"SETIAP ORANG PERCAYA" yang berarti orang-orang yang dipilih-Nya. Ini berbicara mengenai STATUS, IDENTITAS orang-orang pilihan-Nya.

Bukan percaya dulu baru dipilih, melainkan DIPILIH DULU UNTUK PERCAYA.

Bagaimana mungkin Bapa memberikan Yesus Kristus bagi orang-orang yang kepadanya Bapa tidak menganugrahkan iman untuk percaya kepada-Nya ?

Iman bukan muncul dari diri kita, melainkan di anugerahkan oleh Tuhan (baca Efesus 2:8-9; Ibrani 12:2; Roma 10:17; Titus 1:1; Galatia 2:20, NKJV)


Tapi Kitab Suci mengatakan bahwa TIDAK SEMUA BEROLEH IMAN.
"...sebab bukan semua orang beroleh iman." (2 Tesalonika 3:2)

Kalau semua orang secara universal di anugerahkan iman oleh Tuhan, itu berarti semua manusia secara absolut (universal) masuk sorga.

Kebenarannya adalah : Tuhan menganugerahkan iman kepada orang-orang pilihan-Nya.

Ingat, pemilihan dan regenerasi (lahir baru) mendahului iman. Dan semua ini adalah karya dan anugerah dari Tuhan.


Solus Christus, Christ alone.

‪#‎Jesus_Plus_Nothing‬
‪#‎Grace_from_start_to_finished‬
‪#‎Christ_Centered_Life‬
‪#‎Christ_Centered_Academy‬
‪#‎Its_not_about_you‬

Rev.Dr.Danny Tuyu,M.Th.,Ph.D
Christ-Centered Preacher


PERANAN BAPA DI DALAM KARYA ANUGERAH KESELAMATAN.

Bagian Kitab Suci yang dengan TEGAS menyatakan kedaulatan Tuhan dalam menetapkan destini makhluk ciptaan-Nya adalah dalam (ROMA 9:21-23).


Ayat-Ayat tersebut menunjukan bahwa Umat manusia yang telah jatuh dalam dosa berada dalam kondisi lemah dan tak berdaya, sama seperti segumpal tanah liat yang tidak memiliki kehidupan.


Kitab Suci menjelaskan bahwa umat pilihan maupun bukan pilihan itu "sama -sama bagaikan segumpal tanah liat."


Kalau Dalam Efesus 2:3 dikatakan bahwa PADA DASARNYA mereka semua adalah "orang-orang yang harus dimurkai "


Bagian tersebut mengajarkan kepada kita bahwa destini individu itu ditentukan oleh kehendak Tuhan, bila hal tersebut diserahkan kepada kita, pasti desteni akhir kita adalah neraka. (Ingat,upah dosa adalah maut-Roma 6:23 )


Tuhan sendiri yang membedakan kesudahan dari setiap individu :
- Sebagian bejana yang satu dibuat-Nya "guna tujuan yang mulia, sementara bejana lainnya dibuat-Nya guna tujuan yang biasa ."
- Sebagian merupakan "bejana kemurkaan guna tujuan kebinasaan," sedangkan sebagian bejana lainnya merupakan "bejana pengampunan yang di persiapkan guna tujuan kemuliaan."


TUHAN (SANG TUKANG PERIUK) - MANUSIA (BEJANA TANAH LIAT), (Roma 9:21-23 )

Seluruh umat manusia berada di dalam tangan Tuhan ibarat tanah liat di dalam tangan si Tukang Periuk.
Sang Tukang Periuk membentuk setiap gumpalan tanah liat semata -semata bagi diri-Nya sendiri.

Tuhan membentuk setiap bejana-Nya seturut rencana dan KERELAAN KEHENDAK-NYA sendiri.

Tuhan memiliki hak yang TIDAK DAPAT DIGANGGU GUGAT untuk melakukan kehendak-Nya terhadap milik KEPUNYAAN-NYA sendiri.

Tuhan bukan hanya memiliki hak untuk melakukan kehendak-Nya atas makhluk ciptaan-Nya, melainkan Tuhan juga MELAKSANAKAN HAK TERSEBUT.


TUHAN MELAKSANANKAN KEDAULATAN KASIH KARUNIA-NYA.

Tuhan mengkhususkan dan memilih sebagian orang untuk untuk "diangkat sebagai Anak-Nya," memilih mereka untuk "dijadikan serupa dengan gambar Anak-Nya," "menentukan " mereka untuk memperoleh hidup yang kekal.


KIS 13:48, "Semua orang yang ditentukan Tuhan untuk hidup yang kekal, menjadi percaya"
Perhatikan Ayat ini, bahwa hanya sebagian orang yang "DITENTUKAN" Tuhan untuk hidup yang kekal. 


Sebab bila SEMUA MANUSIA tanpa terkecuali di tentukan Tuhan memperoleh hidup yang kekal, maka ungkapan "Semua yang di tentukan" akan kehilangan maknanya.


2 TESALONIKA 2:13-14, Ada 3 Hal disini yang perlu diperhatikan :
1. Secara jelas diberi tahu bahwa umat pilihan Tuhan itu " dipilih untuk diselamatkan "
2. Keselamatan diwujudkan melalui suatu "karya penyucian Roh Kudus dan iman di dalam Kebenaran.
3. Kita dipilih dengan Tujuan memperoleh kemuliaan Yesus Kristus Tuhan kita.

2 TIMOTIUS 1:9
Kita diselamatkan bukan " berdasarkan perbuatan kita", maksudnya bukan berdasarkan sesuatu yang ada di dalam diri kita, atau berdasarkan apapun yang telah kita kerjakan.


Baca juga Roma 11:5-6

1 KORINTUS 1:26-29
Perhatikan, ada berapa kali di Ayat ini kata " dipilih" ?

ROMA 8:28-29
Kata pertama di Ayat 29 "sebab" menunjukan pada ayat 28 kalimat akhir " bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana-Nya."


EFESUS 1:3-11
Tuhan telah memilih umat-Nya di dalam Kristus sebelum dunia dijadikan, BUKAN KARENA MEREKA KUDUS, melainkan "AGAR MEREKA KUDUS DAN TAK BERCACAT DI HADAPAN-NYA."


- Apakah karena mereka "baik" maka Tuhan memilih mereka ? sama sekali tidak! Sebab Yesus berkata," hanya satu yang baik" ( Matius 19:17 )

- Apakah karena "perbuatan baik" yang mereka Lakukan? tidak ! Sebab ada tertulis,
"tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak " (Roma 3:12)

- Apakah karena mereka itu menunjukkan "ketulusan dan kesungguhan dalam mencari Tuhan?" tidak! Karena ada tertulis," tidak ada seorang pun yang mencari Tuhan"
( Roma 3:11 )

Kitab Suci mengatakan bahwa kita percaya " oleh Kasih Karunia" ( Kis 18:27 )

Iman merupakan pemberian Tuhan, dan tanpa adanya pemberian ini, tidak seorangpun dapat percaya (Ibrani 12:2; Efesus 2:8-9)


DENGAN DEMIKIAN "PENYEBAB" TERJADINYA PEMILIHAN OLEH TUHAN TERSEBUT SEMATA-MATA TERLETAK DALAM DIRI-NYA SENDIRI DAN BUKAN PADA OBJEK PILIHAN-NYA.


DIA MEMILIH ORANG-ORANG YANG DIKEHENDAKI-NYA, SEMATA-MATA KARENA DIA BERKEHENDAK UNTUK MEMILIH MEREKA.


Mungkin Anda tidak setuju dengan pemilihan Tuhan ini. Mengapa Anda tidak setuju? Kalau Anda dan saya telah menjadi orang-orang pilihan-Nya bukankah kita patut bersyukur saja?


"Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah Tuhan tidak adil? Mustahil!
(Roma 9:14)

"Siapakah kamu manusia, maka kamu membantah Tuhan? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: "Mengapa engkau membentuk aku demikian?"
(Roma 9:20)


Roma 11:33
"O, alangkah DALAMNYA kekayaan dan pengetahuan Tuhan. Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya.


Solus Christus, Christ alone.
Grace from start to finish.
It's not about you.


‪#‎Jesus_Plus_Nothing‬
‪#‎Christ_Centered_Life‬
‪#‎Christ_Centered_Academy‬

Rev.Dr.Danny Tuyu,M.Th.,Ph.D
Christ-Centered Preacher


PERANAN ANAK ( KRISTUS ) DI DALAM KARYA KESELAMATAN

Bapa telah memiliki tujuan tertentu dalam merencanakan kematian Kristus. Bapa telah memilih satu umat untuk dijadikan serupa dengan gambaran Anak-Nya, melalui Karya salib Kristus.


Kristus mati bukan untuk MENYEDIAKAN KEMUNGKINAN KESELAMATAN, MELAINKAN KEPASTIAN KESELAMATAN bagi Semua orang yang telah di berikan Bapa Kepada-Nya. ( Yoh 6:37-39 & Yoh 17:6,9,24 )


Bagi siapakah sebenarnya tebusan tersebut diperuntukan ? Perhatikan ada tiga yang perlu Anda ketahui :
1. Jika tebusan tersebut di berikan kepada seluruh umat manusia (universal) maka utang yang dimilik oleh semua manusia pasti telah dihapus.
2. Jika Kristus mengorbankan diri-Nya di kayu salib untuk menanggung dosa segenap umat manusia (universal) maka tak seorang manusia pun akan binasa.
3. Jika Kristus dijadikan " kutuk " demi semua keturunan Adam, maka tak seorang manusiapun (universal) akan di hukum pada akhirnya. Kristus tidak dijadikan "kutuk" bagi seluruh manusia secara universal.


KRISTUS MENJADI IMAM BESAR SEBAGAI PENGANTARA
Tapi bagi siapakah Kristus bertindak selaku Pengantara ; bagi seluruh umat manusia atau semata-mata bagi umat Pilihan-Nya ?

1. Kristus sebagai Juruselamat kita telah masuk ke sorga " untuk menghadap hadirat Bapa GUNA KEPENTINGAN KITA " ( Ibrani 9:24 )
2. Yakni bagi mereka " YANG MENDAPAT BAGIAN DALAM PANGGILAN SORGAWI 
( Ibrani 3:1 )
3. Kristus senantiasa menjadi Pengantara MEREKA ( Ibrani 7:25)
4. Kristus berdoa untuk MEREKA, BUKAN UNTUK DUNIA Aku berdoa,tetapi untuk MEREKA....( Yoh 17:9)
5. Siapa yang akan MENGGUGAT ORANG-ORANG PILIHAN Tuhan? Tuhanlah yang membenarkan mereka? Kristus menjadi Pembela BAGI KITA ? (Roma 8:33)


YESAYA 53:8, "....dan karena pemberontakan UMAT-KU ia kena tulah ."

Senada dengan pernyataan ini adalah pernyataan malaikat Tuhan yang menampakan diri Kepada Yusuf dalam mimpi ;
" Engkau akan menamakan Dia Yesus, karena DIALAH yang akan menyelamatkan UMAT-NYA dari dosa mereka." (Matius 1:21). Bukan hanya orang Israel, melainkan semua orang DIBERIKAN BAPA Kepada-Nya.


MATIUS 20:28, " Anak manusia datang.....menjadi tebusan BAGI BANYAK ORANG"
Mengapa disebutkan "bagi banyak orang," bila semua orang tanpa kecuali termasuk di dalamnya ?


Kristus hanya melawat "umat-Nya" dan "membawa kelepasan" bagi mereka ( Luk 1:68).

Bagi "KAWANAN DOMBALAH" dan bukan bagi " KAWANAN Kambing," Sang Gembala yang baik memberikan nyawa-Nya ( Yoh 10:11 ).


KISAH PARA RASUL 20:28, "Jemaat Tuhanlah yang di peroleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri .


NUBUATAN KAYAFAS DALAM YOHANES 11:49-52
Nubuatan Kayafas ini TIDAK DIHASILKAN OLEH KEHENDAK MANUSIA, melainkan dihasilkan seperti layaknya orang-orang yang di pakai Tuhan pada masa PL.

Disini kita harus memahami dengan jelas bahwa Kristus mati BAGI " BANGSA ITU,"
yakni ISRAEL, dan juga bagi Satu Tubuh itu, yakni Gereja-Nya. Sebab ke dalam gereja-Nya itulah anak-anak-Nya yang "TERCERAI-BERAI" diantara bangsa -bangsa, sekarang ini "dipersatukan" kembali.


Disebut " Anak-anak Tuhan" Sebab mereka TELAH DIPILIH Kristus sebelum dunia dijadikan ( Efesus 1:5)
Senada dengan itu, Kristus berkata , "ada lagi ( bukan "akan Ada lagi" ) Pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini" ( Yoh 10:16 ).

Yohanes 17:19, " Aku menguduskan diri-Ku BAGI MEREKA, supaya mereka pun DIKUDUSKAN Dalam kebenaran . (Mereka artinya bagi Umat-Nya sendiri )


MENGAPA KEBANYAKAN ORANG MENGATAKAN BAHWA KEMATIAAN KRISTUS UNTUK SEMUA ORANG SECARA UNIVERSAL ?


Ada empat kemungkinan yang mendasari pemahaman tersebut :

1. Bagi perspektif mereka Tuhan menjadi lebih " mempesona salib-Nya " jika mereka berpendapat bahwa kematian Yesus Kristus adalah untuk semua orang (universal).

2. Bagi perspektif mereka Tuhan menjadi " semakin luar biasa kasih-Nya " jika mereka berpendapat bahwa Tuhan mengasihi semua manusia secara absolut ( universal ).

3. Bagi perspektif mereka kematian Kristus menjadi " lebih berharga darah-Nya " jika mereka berpendapat bahwa penebusan Kristus untuk dosa-dosa semua orang (iniversal).

4. Bagi perspektif mereka kata " semua " dan " dunia " yang tertulis di dalam Kitab Suci itu seolah-olah berarti semua orang di dunia secara absolut (universal).

Pemahaman tentang Kristus mati untuk semua orang (universal ) adalah ajaran yang 
TIDAK SESUAI DENGAN KITAB SUCI dan sangat merusak esensi Injil.


Jika memang Kristus mati untuk semua orang, maka seharusnya semua orang mempunyai iman. Sedangkan Kitab Suci katakan tidak semua orang di anugerahkan iman.


( 2 Tesalonika 3:2 )

Manusia yang telah mati di dalam dosa ( sudah tidak memiliki hayat Tuhan ) , dapat di selamatkan sepenuhnya tergantung kepada anugerah Tuhan, bukan kepada inisiatif dan pilihannya manusia itu sendiri.


Karena itu berita tentang ketidakmampuan alamiah manusia untuk beriman kepada Tuhan, kerelaan pemilihan bebas Tuhan sebagai penyebab utama penebusan, dan Kristus yang mati secara khusus bagi domba-dombaNya SUDAH TIDAK LAGI DI KHOTBAHKAN.


Akibat kesalahpahaman tersebut, Injil yang di khotbahkan dianggap seakan-akan sudah merupakan keseluruhan Injil, serta kebenaran setengah-setengah yang menyamar sebagai kebenaran yang esensi dan sepenuhnya.


Pemberitaan tersebut merupakan " kebohongan " yang di sampaikan dari banyak mimbar gereja. Gereja harus kembali kepada Injil yang semula, yang OTENTIK & MURNI.


Solus Christus, Christ alone.
Grace from start to finish.
It's not about you.


‪#‎Jesus_Plus_Nothing‬
‪#‎Christ_Centered_Life‬
‪#‎Christ_Centered_Academy‬

Rev.Dr.Danny Tuyu,M.Th.,Ph.D
Christ-Centered Preacher


PERANAN ROH KUDUS DI DALAM KARYA KESELAMATAN

Roh Kudus saat ini bukan sedang bekerja untuk "membawa dunia kepada Kristus".

Melainkan misi yang di emban oleh Roh Kudus "dalam" dunia kita sekarang ini adalah untuk "MENERAPKAN" berkat karya penebusan Kristus.


Bukanlah mempermasalahkan "jangkauan " dari Kuasa Roh Kudus (karena jawabannya pasti tak terbatas), melainkan berupaya memahami Kuasa dan Karya Roh Kudus itu di atur berdasarkan hikmat dan kedaulatan Tuhan.


YOHANES 3:8
Disini kita akan melihat suatu perbandingan antara ANGIN & ROH KUDUS :
1. Keduanya "berdaulat dalam bertindak"
2. Keduanya " misterius dalam berkarya."


Ada 2 Analogi dalam ayat ini :
1. Ungkapan " kemana ia mau."
2. Ungkapan "tidak tahu."


Analogi yang kedua yang kita akan pelajari,yakni " kemana ia mau."

" Angin bertiup kemana kemana ia mau ....demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."


Angin merupakan suatu unsur yang tidak dapat di kekang ataupun di cegah oleh manusia.
Angin tidak mempertimbangkan kehendak manusia, sekaligus tidak dapat diatur oleh berbagai peralatan canggih milik manusia.
Demikian juga halnya dengan Roh Kudus tidak di kendalikan atau bekerja atas dasar respon dari manusia.


Angin memiliki KEDAULATAN MUTLAK dalam berkarya. Demikian juga halnya dengan Roh Kudus. Kadangkala angin berdesir sedemikian lembutnya,bahkan tidak membuat goyang selembar daunpun, atau pun sebaliknya.

Demikian juga Roh Kudus, kepada sebagian orang berkarya sedemikian kuat, radikal, revolusioner sehingga jelas terlihat oleh orang lain, atau pun sebaliknya.
Angin ada kalanya bertiup dalam jangkauan wilayah lokal semata, tapi adakalanya bertiup dalam jaungkauan lebih luas.


ROH KUDUS TIDAK PERLU MEMINTA NASEHAT PERTIMBANGAN KEPADA MANUSIA. DIA BERTINDAK " SETURUT KEHENDAK-NYA".

JADI PENGALAMAN KELAHIRAN BARU TERJADI KARENA "KEHENDAK ROH KUDUS", BUKAN "KEHENDAK MANUSIA UNTUK MEMILIH JURUSELAMAT."

BAPA >>> MEMILIH KITA SEBELUM DUNIA DI JADIKAN.
ANAK >>> MATI DAN MENCURAHKAN DARAH-NYA BAGI KITA
ROH KUDUS >>> MENGHIDUPKAN DAN BERKARYA DI DALAM KITA.

BAPA >>>> Merencanakan kelahiran baru bagi kita.
ANAK>>>> Merealisasikan kelahiran baru (melalui "sakit bersalin yang dideritanya)
ROH KUDUS >>> Menuntaskan kelahiran baru tersebut ( "Dilahirkan dari Roh- Yoh 3:6)

REGENERASI (KELAHIRAN BARU) MERUPAKAN KARYA ROH KUDUS SAJA, DAN MANUSIA SAMA SEKALI TIDAK BERPERAN DI DALAMNYA.

KELAHIRAN BARU MERUPAKAN SUATU KEBANGKITAN ROHANI, YAKNI "PINDAH DARI DALAM MAUT KE DALAM HIDUP" ( YOH 5:24 ).

Kebangkitan berada DILUAR JANGKAUAN MANUSIA. Tak ada mayat yang mampu menghidupkan kembali dirinya sendiri ( Renungkan baik-baik hal ini )

YOHANES 6:63, Roh yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna.

Namun Roh Kudus tidak " Menghidupkan " semua orang. Mengapa ?
Jawaban pada umumnya adalah :
1. Karena tidak semua orang memepercayai Yesus.
2. Roh Kudus hanya menghidupkan orang-orang yang percaya kepada Kristus.

PERHATIKAN BAIK-BAIK : IMAN BUKAN MERUPAKAN SEBAB, MELAINKAN AKIBAT DARI KELAHIRAN BARU.

IMAN ( KEPADA KRISTUS ) MERUPAKAN SESUATU YANG BERASAL DARI LUAR DIRI MANUSIA, BUKAN SESUATU YANG SECARA ALAMIAH ADA DI DALAM HATI MANUSIA.

Jika iman merupakan produk alami hati manusia, maka takkan pernah ada pernyataan "Bukan semua orang beroleh iman" ( 2 Tes 3:2 ).

Iman merupakan SATU ANUGERAH ROHANI, BUAH DARI NATUR ROHANI, dan oleh karena manusia yang belum di lahirbarukan itu telah mati secara rohani ( "mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosanya"), maka keberadaan iman didalam diri orang berdosa adalah mustahil.


Sebab mustahil bagi seorang yang telah mati untuk mempercayai sesuatu.

Baca Roma 8:8 & Ibrani 11:6
Dapatkah Tuhan berkenan atau di puaskan dengan sesuatu yang berada di luar diri-Nya ?


KEBENARANNYA ADALAH : KARYA ROH KUDUS "MENDAHULUI" IMAN KITA.

2 TESALONIKA 2:13
Perhatikan bahwa " Roh yang menguduskan kamu" mendahului dan terwujudnya "Kebenaran yang kamu percayai."

Jadi apa sebenarnya yang di maksudkan dengan " Roh yang menguduskan kamu"? Ini tentang KELAHIRAN BARU.

Kitab Suci menjelaskan kata "PENGUDUSAN" ( KADESH) senantiasa berarti :
" PEMISAHAN DARI SESUATU DAN TERHADAP SESUATU ATAU ORANG."


KISAH RASUL 16:14
Perhatikan kalimat : "Tuhan membuka hati Lidia" Sehingga ia memperhatikan apa yang dikatakan oleh Paulus."

2 TESALONIKA 2:13
Perhatikan urutannya :
1. Pemilihan kekal oleh Bapa.
2.Pengudusan oleh Roh Kudus.
3.Keyakinan akan kebenaran.

1 PETRUS 1:2
Perhatikan lagi urutannya :
1. Orang-orang yang di pilih, sesuai dengan rencana Bapa
2. Di kuduskan oleh Roh
3. Supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya.

Istilah "ketaatan" disini menunjuk pada ketaatan yang berasal dari iman ( Roma 1:5)
Jadi sebelum adanya " Ketaatan ", ada karya Roh Kudus yang memisahkan kita.

YOHANES 3:3
Seorang manusia harus dilahirkan kembali "SEBELUM" dia kemudian dapat "MELIHAT" Kerajaan-Nya. " MELIHAT" Anak-Nya itu penting bagi kita untuk dapat beriman kepada-Nya.

Contoh :
Seorang yang buta matanya harus terlebih dahulu di celikan sebelum dia kemudian dapat melihat. Sekalipun demikian, "tidak ada selang waktu" diantara kedua hal tersebut. Segera sesudah matanya di celikan, ia akan melihat.


Jika Kasih Karunia Tuhan hanya berhenti hingga mengutus Kristus mati bagi orang-orang berdosa, maka tentu tidak seorangpun orang berdosa yang dapat diselamatkan.

Agar orang berdosa dapat melihat "KEBUTUHAN' mereka akan Juruselamat dan memiliki kesediaan untuk "MENERIMA" Juruselamat yang dibutuhkannya itu, maka karya Roh Kudus atas dan di dalam diri mereka menjadi suatu keharusan.


Seandainya Anugerah Tuhan berhenti pada mengutus Kristus untuk mati bagi orang berdosa, dan kemudian mengutus para hamba-Nya memberitakan kabar keselamatan di dalam Kristus, lalu membiarkan orang berdosa membuat keputusan seturut kehendak "mereka sendiri", maka "semua" orang berdosa tersebut pasti akan memutuskan untuk menolak Dia.


Mengapa ? 
1. Karena pada hakekatnya semua manusia membenci Tuhan dan berada dalam perseteruan dengan Dia ( Baca, Roma 8:7)
2. Pada dasarnya umat pilihan Tuhan adalah orang-orang yang harus di murkai "sama seperti orang-orang lain" ( Efesus 2:3)

Jadi jelaslah bahwa penyebab dari tertinggalnya "sebagian orang" di luar Kerajaan-Nya bukan hanya karena mereka "tidak bersedia" masuk kedalamnya, melainkan juga karena Roh Kudus tidak bertahta dalam hati mereka.

Bukankah ini merupakan manifestasi bahwa Roh Kudus memang " berdaulat" dalam berkarya, sebagai mana halnya angin "bertiup kemana ia mau", demikian jugalah Roh Kudus "berkarya di mana Dia berkenan."

Solus Christus, Christ alone.
Grace from start to finish.
It's not about you.

‪#‎Jesus_Plus_Nothing‬
‪#‎Christ_Centered_Life‬
‪#‎Christ_Centered_Academy‬

Rev.Dr.Danny Tuyu,M.Th.,Ph.D
Christ-Centered Preacher


BAGI SIAPAKAH KEMATIAN KRISTUS ?

BAGI SIAPAKAH KEMATIAN KRISTUS ?

Ada enam bagian penjelasan secara biblika untuk menjawab pertanyaan tersebut.


I. MENGAPA KEBANYAKAN ORANG MENGATAKAN BAHWA KEMATIAAN KRISTUS UNTUK SEMUA ORANG ?


Ada empat kemungkinan yang mendasari pemahaman tersebut :

1. Bagi perspektif mereka Tuhan menjadi lebih " mempesona salib-Nya " jika mereka berpendapat bahwa kematian Yesus Kristus adalah untuk semua orang.

2. Bagi perspektif mereka Tuhan menjadi " semakin luar biasa kasih-Nya " jika mereka berpendapat bahwa Tuhan mengasihi semua manusia secara absolut ( universal )

3. Bagi perspektif mereka kematian Kristus menjadi " lebih berharga darah-Nya " jika mereka berpendapat bahwa penebusan Kristus untuk dosa-dosa semua orang.

4. Bagi perspektif mereka kata " semua " dan " dunia " yang tertulis di dalam Kitab Suci itu seolah-olah berarti semua orang di dunia secara absolut.


Pemahaman tentang Kristus mati untuk semua orang (universal) adalah ajaran yang TIDAK ALKITABIAH dan sangat merusak esensi Injil.

Jika memang Kristus mati untuk semua orang, maka seharusnya semua orang mempunyai iman. Sedangkan Kitab Suci katakan tidak semua orang di anugerahkan iman.
(2 Tesalonika 3:2)

Manusia yang telah mati di dalam dosa ( sudah tidak memiliki hayat Tuhan ), dapat di selamatkan sepenuhnya tergantung kepada anugerah Tuhan, bukan kepada inisiatif dan pilihannya manusia itu sendiri.


Karena itu berita tentang ketidakmampuan alamiah manusia untuk beriman kepada Tuhan, kerelaan pemilihan bebas Tuhan sebagai penyebab utama penebusan, dan Kristus yang mati secara khusus bagi domba-dombaNya SUDAH TIDAK LAGI DI KHOTBAHKAN.


Akibat kesalahpahaman tersebut, Injil yang di khotbahkan dianggap seakan-akan sudah merupakan keseluruhan Injil, serta kebenaran setengah-setengah yang menyamar sebagai kebenaran yang esensi dan sepenuhnya.

Pemberitaan tersebut merupakan " kebohongan " yang di sampaikan dari banyak mimbar gereja. Gereja harus kembali kepada Injil yang semula, yang OTENTIK & ALKITABIAH.


II. MEMAHAMI AKAR MASALAH DARI PEMAHAMAN YANG KELIRU

Kitab Suci banyak menuliskan tentang maksud kedatangan-Nya di dunia ini.
Silahkan baca :
- Lukas 19:10
- Markus 10:45
- Galatia 1:4
- 1 Timotius 1:15
- Titus 2:14
- Roma 5:1
- Roma 3:24
- Ibrani 9:14


Jadi sangat jelas di dalam ayat-ayat tersebut apa yang dilakukan Kristus dengan mati di atas Kalvari :
1. Menyelamatkan manusia dari dosa
2. Membebaskan manusia dari dunia yang jahat sekarang ini
3. Memurnikan dan menguduskan manusia
4.Menciptakan manusia untuk melakukan perbuatan baik.
5. Mendamaikan manusia dengan Tuhan
6.Mengampuni dan membenarkan semua manusia
7.Menyucikan dan menguduskan semua manusia
8. Semua manusia di angkat menjadi anak-anak Tuhan
9. Semua manusia menerima kemuliaan dan hidup yang kekal.


Kitab Suci dengan jelas menyatakan bahwa kematiaan dan kebangkitan Kristus dimaksudkan untuk memberi kepada semua manusia pengampunan.


Karena itu, jika Kristus mati bagi semua manusia secara universal, maka ada dua kemungkinan yang 
muncul :


1. SEMUA ORANG TELAH DIBEBASKAN DARI DOSANYA, DAN MEREKA TELAH DIAMPUNI DAN AKAN DI MULIAKAN, ATAU...


2. KRISTUS TELAH GAGAL MENCAPAI TUJUAN-NYA.

Apa jawaban anda untuk pernyataan pertama dan yang kedua ?


Jelas-jelas pernyataan pertama itu jawabannya adalah TIDAK BENAR!
Jika pernyataan yang kedua anda jawab benar, Kristus telah gagal, ini merupakan jawaban yang menghina Tuhan.


Mungkin Anda berpendapat bahwa penebusan Kristus tersebut HANYA BAGI MEREKA YANG BERIMAN KEPADA KRISTUS.


Yang perlu di renungkan adalah : 
1. Apakah iman itu muncul dari sisi manusia anda atau di anugerahkan oleh Tuhan ?
2. Jika Kristus mati untuk semua manusia, maka seharusnya semua manusia mempunyai iman, sehingga semua manusia di selamatkan.

IBRANI 9:11-15
Kristus telah masuk ke dalam tempat kudus. Pekerjaan-Nya disana adalah menjadi PENGANTARA (Pendoa Syafaat )

Perhatikan, Kristus tidak berdoa untuk dunia ( Yoh 17:9 ), melainkan untuk orang-orang yang bagi mereka Kristus mati (Roma 8:33-34)


III. APA SEBENARNYA YANG DI CAPAI MELALUI KEMATIAN KRITUS ?

1. Menyelamatkan yang terhilang. Lukas 19:10
2. Secara aktual menyelamatkan orang berdosa. Matius 1:21 ; I Timotius 1:15
3. Secara aktual membebaskan orang-orang berdosa. Ibrani 2:14,15; Gal 1:4
4. Menyucikan, menguduskan, dan memuliakan gereja. Efesus 5:25-27; Yoh 17:19
5. Menjadikan orang-orang berdosa menjadi orang- orang benar. 2 Kor 5:21
6. Kelepasan kekal dan hati nurani yang disucikan. Ibrani 9:12,14
7. Ia memikul dosa kita di atas kayu salib. 1 Petrus 2:24
8. Mendamaikan kita dengan Bapa. Kolose 1:21,22
9. Menjadikan imam-imam. Wahyu 5:9,10
10. Memberikan hidup kekal kepada domba-dombaNya. Yohanes 10:27-28


Dari ayat-ayat tersebut jelaslah bahwa kematian Kristus dimaksudkan untuk menyelamatkan, membebaskan, menguduskan dan membenarkan semua yang untuknya Kristus mati.


Tapi apakah dengan demikian semua manusia akan di selamatkan, dibebaskan,dikuduskan dan dibenarkan ?


Jelas sekali bahwa tidak semua orang secara universal memperoleh Anugerah tersebut.


IV. SEBUTAN KATA "BANYAK" DALAM AYAT INI TIDAK DITUJUKAN PADA SEMUA MANUSIA SECARA UNIVERSAL :
1. Yesaya 53:11
2. Markus 10:45
3. Ibrani 2:10


Kata "banyak" di ayat-ayat tersebut mengacu kepada :
1. Domba-domba Kristus. (Yohanes 10:15)
2. Anak-Anak-Nya (Yohanes 11:52)
3. Anak-anak yang telah diberikan Bapa kepada Kristus. (Yohanes 17:9 ; Ibr 2:13)
4. Umat pilihan. (Roma 8:33)
5. Jemaat Tuhan (Kis 20:28)


BANYAK YANG BERPENDAPAT YESUS MATI UNTUK SEMUA MANUSIA, DAN UNTUK MEREKA SELAMAT, MEREKA HARUS MEMENUHI " SYARATNYA " :
- Tidak menolak penebusan yang di tawarkan
- Menerima panggilan Injil
- Memiliki iman untuk percaya.


Tanggapan saya mengenai pandangan tersebut adalah :

1. Jika kematian Kristus untuk menyelamatkan semua orang berdasarkan syarat-syarat tertentu, maka SEHARUSNYA SEMUA ORANG HARUS DIBERITAHU MENGENAI SYARAT-SYARATNYA.
LALU BAGAIMANA TENTANG MEREKA YANG SAMPAI MATI TIDAK PERNAH MENDENGAR SYARAT-SYARATNYA ?

2. Apakah syaratnya harus berada dalam jangkauan kita atau tidak ?
Kalau seandainya berada dalam jangkauan manusia, maka semua manusia memiliki kemampuan untuk percaya kepadanya.
Tetapi jika diluar jangkauan kemamampuan manusia, apakah Tuhan harus menganugerahkan kekuatan tersebut atau tidak ?
Jika Tuhan menganugerahkannya kepada semua manusia, mengapa tidak semua orang diselamatkan ?


Jika Tuhan tidak menganugerahkan kekuatan itu, Tuhan tidak boleh menetapkan satu syarat kepada kita.

CONTOH :
Anda menjanjikan untuk memberikan kepada seseorang yang buta uang sejumlah seratus dolar US, syaratnya orang buta tersebut harus dapat melihat uang tersebut. Orang buta ini harus dicelikan dulu matanya bari ia bisa melihat uang itu.

Jadi, Kristus mati bukan supaya manusia diselamatkan jika manusia percaya kepada-Nya, tetapi Ia mati bagi SEMUA ORANG PILIHAN-NYA SUPAYA MEREKA PERCAYA.

JADI KITA DIPILIH UNTUK DI SELAMATKAN, SUPAYA KITA PERCAYA.
BUKANNYA HARUS PERCAYA, SUPAYA DI SELAMATKAN.


MARI BACA AYAT-AYAT INI :
2 TESALONIKA 2:13
Perhatikan urutannya :
1. Pemilihan kekal oleh Tuhan.
2.Pengudusan oleh Roh Kudus.
3.Keyakinan akan kebenaran..

1 PETRUS 1:2
Perhatikan lagi urutannya :
1. Orang-orang yang di pilih, sesuai dengan rencana Bapa
2.Di kuduskan oleh Roh
3. Supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya.
- Istilah " ketaatan " disini menunjuk pada ketaatan yang berasal dari iman (Roma 1:5)


V. HAKEKAT PERJANJIAN BARU

"Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa." ( Matius 26:28 )

Di dalam ayat tersebut Yesus Kristus berbicara mengenai " Darah-Ku, darah perjanjian
baru "


Perjanjian baru ( New Covenant ) adalah sebuah kesepakatan atau kontrak baru, yang dibuat Tuhan untuk menyelamatkan kita.
Darah Kristus dicurahkan melalui kematian-Nya merupakan harga bagi kesepakatan tersebut, dan berlaku hanya untuk orang-orang yang untuknya kesepakatan tersebut dimaksudkan.


Kesepakatan baru ini berbeda dengan kesepakatan lama yang dibuat Tuhan bagi manusia.


Di dalam kesepakatan lama ( perjanjian lama ) , Tuhan berjanji untuk menyelamatkan mereka yang menaati hukum-hukum-Nya. (Roma 10:5; Imamat 18:5)
Tetapi karena manusia adalah orang-orang berdosa mereka tidak mampu menaati hukum-hukum-Nya. Dengan demikian kesepakatan lama itu MENJADI TIDAK BERGUNA.


Dalam kesepakatan baru (perjanjian baru) Tuhan berjanji akan menaruh hukum-Nya dalam akal budi kita dan menuliskannya didalam hati kita (Ibrani 8:20)
Maka sangat jelas bahwa kesepakatan ini hanya berlaku bagi mereka yang di dalam hati dan akal budinya Tuhan TELAH MENARUH HUKUM-NYA.

Jadi jelas sekali bahwa TUHAN TIDAK MELAKUKAN hal tersebut bagi semua manusia.
Sebagian orang berpendapat bahwa Tuhan akan menuliskan hukum-hukum-Nya di dalam akal budi kita ketika kita percaya.


NATUR PERJANJIAN BARU INI MENYATAKAN DENGAN JELAS, BAHWA KEMATIAN KRISTUS BUKANLAH UNTUK SEMUA MANUSIA.


Kebenarannya adalah : Dia menaruh hukum-hukum-Nya di dalam akal budi dan menuliskannya didalam hati (roh) kita, yang membuat kita beriman kepada Dia.


INJIL ADALAH PERJANJIAN BARU

Injil adalah berita mengenai perjanjian yang baru, telah berada didunia sejak salib Kristus.
Meskipun demikian semua bangsa telah hidup tanpa pengenalan akan Injil.
Jika kematian Kristus memang direncanakan untuk semua manusia, dengan syarat mereka harus percaya dulu.
Tapi pada kenyataannya banyak manusia yang tidak mendengar Injil.

Apakah dengan demikian Tuhan telah gagal untuk membuat semua orang bisa mendengar Injil ?


Tuhan tidak pernah membuat pengaturan syarat apapun untuk menjamin semua manusia akan mendengar Injil. (Baca Mazmur 147:19,20; Kis 14:16; Kis 16:6-7)

Jadi bagaimana dengan penginjilan, apa sudah tidak perlu ? 
Fokus dari penginjilan adalah untuk mencari orang-orang pilihan-Nya dan memberitahu kepada mereka bahwa mereka orang-orang pilihan-Nya.

Kita hanya pergi sesuai dengan PETUNJUK ROH KUDUS, anda dan saya hanya sebagai utusan-utusan Kristus. (Silahkan baca Kisah Para Rasul 18:9-10; 13:48)


VI. TERBAGINYA MANUSIA DALAM DUA KELOMPOK
1. Yang dikasihi Tuhan dan dibenci Tuhan.
2. Yang dikenal-Nya, dan mereka yang tidak dikenalnya.
(Baca Matius 25:12,32; Yoh 10:14,26; Yoh 17:9; Roma 9:11-23; 1 Tes 5:9)


Bagian Kitab Suci menjelaskan bahwa Kristus mati HANYA UNTUK SALAH SATU DARI KEDUA KELOMPOK TERSEBUT.


Sekali lagi Kitab Suci mengatakan bahwa Kritus mati hanya untuk :
- Umat-Nya . Matius 1:21
- Domba-domba-Nya. Yoh 10:11, 14
- Jemaat-Nya. Kis 20:28
- Orang-orang pilihan-Nya. Roma 8:32-34
- Anak-anak-Nya. Ibrani 2:13.


Solus Christus, Christ alone.
Grace from start to finish.
It's not about you.


‪#‎Jesus_Plus_Nothing‬
‪#‎Christ_Centered_Life‬
‪#‎Christ_Centered_Academy‬

Rev.Dr.Danny Tuyu,M.Th.,Ph.D
Christ-Centered Preacher