30 June, 2016

PERANAN ANAK ( KRISTUS ) DI DALAM KARYA KESELAMATAN

Bapa telah memiliki tujuan tertentu dalam merencanakan kematian Kristus. Bapa telah memilih satu umat untuk dijadikan serupa dengan gambaran Anak-Nya, melalui Karya salib Kristus.


Kristus mati bukan untuk MENYEDIAKAN KEMUNGKINAN KESELAMATAN, MELAINKAN KEPASTIAN KESELAMATAN bagi Semua orang yang telah di berikan Bapa Kepada-Nya. ( Yoh 6:37-39 & Yoh 17:6,9,24 )


Bagi siapakah sebenarnya tebusan tersebut diperuntukan ? Perhatikan ada tiga yang perlu Anda ketahui :
1. Jika tebusan tersebut di berikan kepada seluruh umat manusia (universal) maka utang yang dimilik oleh semua manusia pasti telah dihapus.
2. Jika Kristus mengorbankan diri-Nya di kayu salib untuk menanggung dosa segenap umat manusia (universal) maka tak seorang manusia pun akan binasa.
3. Jika Kristus dijadikan " kutuk " demi semua keturunan Adam, maka tak seorang manusiapun (universal) akan di hukum pada akhirnya. Kristus tidak dijadikan "kutuk" bagi seluruh manusia secara universal.


KRISTUS MENJADI IMAM BESAR SEBAGAI PENGANTARA
Tapi bagi siapakah Kristus bertindak selaku Pengantara ; bagi seluruh umat manusia atau semata-mata bagi umat Pilihan-Nya ?

1. Kristus sebagai Juruselamat kita telah masuk ke sorga " untuk menghadap hadirat Bapa GUNA KEPENTINGAN KITA " ( Ibrani 9:24 )
2. Yakni bagi mereka " YANG MENDAPAT BAGIAN DALAM PANGGILAN SORGAWI 
( Ibrani 3:1 )
3. Kristus senantiasa menjadi Pengantara MEREKA ( Ibrani 7:25)
4. Kristus berdoa untuk MEREKA, BUKAN UNTUK DUNIA Aku berdoa,tetapi untuk MEREKA....( Yoh 17:9)
5. Siapa yang akan MENGGUGAT ORANG-ORANG PILIHAN Tuhan? Tuhanlah yang membenarkan mereka? Kristus menjadi Pembela BAGI KITA ? (Roma 8:33)


YESAYA 53:8, "....dan karena pemberontakan UMAT-KU ia kena tulah ."

Senada dengan pernyataan ini adalah pernyataan malaikat Tuhan yang menampakan diri Kepada Yusuf dalam mimpi ;
" Engkau akan menamakan Dia Yesus, karena DIALAH yang akan menyelamatkan UMAT-NYA dari dosa mereka." (Matius 1:21). Bukan hanya orang Israel, melainkan semua orang DIBERIKAN BAPA Kepada-Nya.


MATIUS 20:28, " Anak manusia datang.....menjadi tebusan BAGI BANYAK ORANG"
Mengapa disebutkan "bagi banyak orang," bila semua orang tanpa kecuali termasuk di dalamnya ?


Kristus hanya melawat "umat-Nya" dan "membawa kelepasan" bagi mereka ( Luk 1:68).

Bagi "KAWANAN DOMBALAH" dan bukan bagi " KAWANAN Kambing," Sang Gembala yang baik memberikan nyawa-Nya ( Yoh 10:11 ).


KISAH PARA RASUL 20:28, "Jemaat Tuhanlah yang di peroleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri .


NUBUATAN KAYAFAS DALAM YOHANES 11:49-52
Nubuatan Kayafas ini TIDAK DIHASILKAN OLEH KEHENDAK MANUSIA, melainkan dihasilkan seperti layaknya orang-orang yang di pakai Tuhan pada masa PL.

Disini kita harus memahami dengan jelas bahwa Kristus mati BAGI " BANGSA ITU,"
yakni ISRAEL, dan juga bagi Satu Tubuh itu, yakni Gereja-Nya. Sebab ke dalam gereja-Nya itulah anak-anak-Nya yang "TERCERAI-BERAI" diantara bangsa -bangsa, sekarang ini "dipersatukan" kembali.


Disebut " Anak-anak Tuhan" Sebab mereka TELAH DIPILIH Kristus sebelum dunia dijadikan ( Efesus 1:5)
Senada dengan itu, Kristus berkata , "ada lagi ( bukan "akan Ada lagi" ) Pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini" ( Yoh 10:16 ).

Yohanes 17:19, " Aku menguduskan diri-Ku BAGI MEREKA, supaya mereka pun DIKUDUSKAN Dalam kebenaran . (Mereka artinya bagi Umat-Nya sendiri )


MENGAPA KEBANYAKAN ORANG MENGATAKAN BAHWA KEMATIAAN KRISTUS UNTUK SEMUA ORANG SECARA UNIVERSAL ?


Ada empat kemungkinan yang mendasari pemahaman tersebut :

1. Bagi perspektif mereka Tuhan menjadi lebih " mempesona salib-Nya " jika mereka berpendapat bahwa kematian Yesus Kristus adalah untuk semua orang (universal).

2. Bagi perspektif mereka Tuhan menjadi " semakin luar biasa kasih-Nya " jika mereka berpendapat bahwa Tuhan mengasihi semua manusia secara absolut ( universal ).

3. Bagi perspektif mereka kematian Kristus menjadi " lebih berharga darah-Nya " jika mereka berpendapat bahwa penebusan Kristus untuk dosa-dosa semua orang (iniversal).

4. Bagi perspektif mereka kata " semua " dan " dunia " yang tertulis di dalam Kitab Suci itu seolah-olah berarti semua orang di dunia secara absolut (universal).

Pemahaman tentang Kristus mati untuk semua orang (universal ) adalah ajaran yang 
TIDAK SESUAI DENGAN KITAB SUCI dan sangat merusak esensi Injil.


Jika memang Kristus mati untuk semua orang, maka seharusnya semua orang mempunyai iman. Sedangkan Kitab Suci katakan tidak semua orang di anugerahkan iman.


( 2 Tesalonika 3:2 )

Manusia yang telah mati di dalam dosa ( sudah tidak memiliki hayat Tuhan ) , dapat di selamatkan sepenuhnya tergantung kepada anugerah Tuhan, bukan kepada inisiatif dan pilihannya manusia itu sendiri.


Karena itu berita tentang ketidakmampuan alamiah manusia untuk beriman kepada Tuhan, kerelaan pemilihan bebas Tuhan sebagai penyebab utama penebusan, dan Kristus yang mati secara khusus bagi domba-dombaNya SUDAH TIDAK LAGI DI KHOTBAHKAN.


Akibat kesalahpahaman tersebut, Injil yang di khotbahkan dianggap seakan-akan sudah merupakan keseluruhan Injil, serta kebenaran setengah-setengah yang menyamar sebagai kebenaran yang esensi dan sepenuhnya.


Pemberitaan tersebut merupakan " kebohongan " yang di sampaikan dari banyak mimbar gereja. Gereja harus kembali kepada Injil yang semula, yang OTENTIK & MURNI.


Solus Christus, Christ alone.
Grace from start to finish.
It's not about you.


‪#‎Jesus_Plus_Nothing‬
‪#‎Christ_Centered_Life‬
‪#‎Christ_Centered_Academy‬

Rev.Dr.Danny Tuyu,M.Th.,Ph.D
Christ-Centered Preacher